Showing posts with label Budaya. Show all posts
Showing posts with label Budaya. Show all posts

Friday, January 3, 2014

Posted by Dead Skull On 1/03/2014 03:38:00 PM

Saat dunia berusaha mempelajari budaya Orang Rimba ini, warga Jambi malah banyak belum mengenalnya.

orang rimba,suku anak dalam,jambiSuku Anak Dalam terkepung perkebunan sawit di Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Seiring bergantinya areal hutan menjadi lahan tanaman monokultur, kehidupan Orang Rimba makin terdesak. Sementara mereka tidak mudah untuk membaur dengan masyarakat desa sekitarnya. (Foto: KOMPAS/NASRULLAH NARA)
Sedang dikaji kemungkinan materi tentang Orang Rimba bisa masuk sebagai bahan ajar tahun 2014 bagi siswa SD dan SMP di Jambi.
Pemahaman akan Orang Rimba dan kebudayaannya perlu diperkuat. Materi diusulkan guru dan pendidik relawan yang mendampingi masyarakat Rimba di sekitar Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD).
Eny Suhartati, Sekretaris Dinas Pendidikan Jambi, Jumat (27/12) mengatakan, peradaban Orang Rimba sudah mendunia. Banyak peneliti dan mahasiswa yang datang ke TNBD untuk mempelajari kehidupan Orang Rimba di pedalaman. Saat dunia berusaha mempelajari budaya Orang Rimba ini, warga Jambi malah banyak yang belum kenal.
“Ini kekayaan yang belum cukup dimengerti masyarakat kita,” ujarnya. Bahan ajar mungkin akan dimasukkan sebagai muatan lokal.
Posted by Dead Skull On 1/03/2014 03:27:00 PM

Sebagian besar Injil yang disita berasal dari Indonesia.

alkitab,kitab suci,injil,kristianiThinkstockphoto, ilustrasi
Otoritas Islam Malaysia menggerebek kelompok Kristiani dan menyita lebih dari 300 Kitab Injil karena menggunakan kata ‘Allah’. Pengadilan Malaysia pada Oktober lalu telah menetapkan bahwa kata ‘Allah’ hanya dapat digunakan oleh umat Muslim.
Injil dalam bahasa Melayu itu disita dari komunitas Injil di negara bagian Selangor, di dekat Kuala Lumpur.
Keputusan pengadilan untuk melarang penggunaan kata ‘Allah’  itu disambut pihak konservatif Muslim. Namun memicu keprihatinan di antara umat Kristiani. Umat Kristiani di Malaysia menggunakan kata ‘Allah’  selama berabad-abad sebelum menjadi sumber perpecahan.
Sebagian besar Injil yang disita diimpor dari Indonesia. Sebagian di antaranya menggunakan bahasa Iban, salah satu bahasa yang digunakan suku asli setempat.

Wednesday, October 16, 2013

Posted by Dead Skull On 10/16/2013 07:39:00 AM
Macam-Macam Tarian Tradisional Indonesia ini saya tulis dengan tujuan agar saya khususnya dan teman-teman pada umumnya agar lebih mengetahui jenis-jenis tarian daerah yang ada di Indonesia. Karena negara kita yang tercinta ini, Indonesia, mempunyai banyak sekali tarian-tarian daerah yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Masing-masing tari daerah mempunyai ciri-ciri dan mempunyai ke-khasan tersendiri dibanding dengan tarian yang lain.
Dengan mempunyai banyak sekali tarian daerah yang tersebar di seluruh nusantara, Indonesia merupakan negara terkenal dan terbaik karena kaya akan budaya, kaya akan kesenian dan kaya akan tari-tarian tradisional.
Dibawah ini teman-teman bisa melihat berbagai jenis tarian daerah nusantara yang tersebar di berbagai provinsi yang ada di Indonesia.

1. Tari-tarian Daerah Istimewa Aceh

Tari Seudati, berasal dari Arab dengan latar belakang agama Islam. Sebuah tarian dinamis penuh keseimbangan dengan suasana keagamaan. Tarian ini sangat disenangi dan terkenal di daerah Aceh.
tari seudati aceh 300x199 Macam Macam Tarian Tradisional Indonesia
Tari Seudati
Tari Saman Meuseukat, di lakukan dalam posisi duduk berbanjar dengan irama yang dinamis. Suatu tari dengan syair penuh ajaran kebajikan, terutama ajaran agama Islam

Saturday, September 7, 2013

Posted by Dead Skull On 9/07/2013 03:39:00 PM

Peti-peti ini sekilas terlihat seperti batu nisan semata, bentuknya kecil dan tak terbayangkan bagaimana posisi seorang jenazah bisa dimakamkan di dalam peti tersebut.

Leluhur Minahasa terkenal memiliki cara yang sangat unik untuk menguburkan jenazah. Awal mulanya mereka menggunakan daun woka untuk membungkus mayat sebelum dikubur di dalam tanah, kemudian kebiasaan dibungkus daun ini berubah dengan mengganti wadah rongga pohon kayu atau nibung. Mayat dimasukan ke dalam rongga pohon lalu ditanam dalam tanah. 
Posted by Dead Skull On 9/07/2013 03:34:00 PM
Posted by Dead Skull On 9/07/2013 03:26:00 PM

Djarum Apresiasi Budaya persembahkan Opera Jawa: Selendang Merah hasil garapan Garin Nugroho. Pertunjukan ini akan digelar di dua kota, di Teater Jakarta pada 13-14 April 2013 dan Institut Seni Indonesia (ISI), Solo, pada 7 April 2013.

"Selendang Merah" merupakan rangkaian terakhir dari trilogi Opera Jawa yang pernah digagas Garin Nugroho, kedua judul yang mendahului yakni "Iron Bed" (2008) dan "Tusuk Konde" (2010), begitu pun dengan "Selendang Merah", kedua judul diambil dari kekhasan benda budaya Jawa.
Posted by Dead Skull On 9/07/2013 03:18:00 PM

Rakyat Sleman, Yogyakarta punya waktu tersendiri untuk membersihkan desa. Kegiatan bersih-bersih tersebut dirangkai ke dalam sebuah upacara adat Mbah Bergas, bersih desa dilakukan sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah.

Mbah Bergas merupakan pengikut setia Sunan Kalijaga yang bertugas menyebarkan agama islam di wilayah Desa Margoagung, Seyegan, Sleman. Beliau juga dikenal sering membawa kesembuhan bagi masyarakat yang tertimpa penyakit, bahkan ia mendirikan sebuah Dusun Ngino di Margoagung yang membuatnya begitu terkenal di wilayah itu. 
Posted by Dead Skull On 9/07/2013 03:13:00 PM


Makan Bajamba berasal dari akar budaya Minangkabau yang secara turun temurun masih dilaksanakan hingga saat ini. Merupakan sebuah ritual budaya makan bersama yang diadakan dalam lingkup keluarga dekat, dalam hal ini adanya pertalian darah.

Namun demikian, tidak jarang dilakukan dalam lingkup yang lebih luas, seperti persaudaraan satu suku kendati tidak ada hubungan darah (suku dalam adat Minangkabau hampir sama dengan marga dalam adat Batak). Kekeluargaan dan gotong royong sudah terasa pada tahap pertama dalam proses mempersiapkan makanan, karena memasak dilakukan bersama-sama.